Visioner, Thailand Segera Jadi Negara Asia Pertama Legalkan Ganja
Tanaman ganja @ Daily Maverick

MALANGTODAY.NET – Di Indonesia, tanaman ganja digolongkan sebagai narkotika yang dilarang peredarannya. Hal tersebut terus menjadi polemik sebab beberapa negara maju telah melegalkan ganja dan tidak menyertakannya sebagai kategori narkoba.

Panji Pragiwaksono, seorang stand up comedian yang juga sekaligus pembawa acara ini merupakan salah seorang aktivis pelegalan ganja di Indonesia yang getol mengampanyekan penggunaan dan pemanfaatan ganja.

Baca Juga: Update Terbaru Survei Elektabilitas Pilpres 2019 Jokowi Vs Prabowo, Siapa Menang?

Beberapa waktu lalu, negara Kanada yang memang terkenal memiliki ladang ganja yang subur, baru saja melegalkan ganja untuk pemanfaatan rekreasional. Pelegalan tersebut disahkan sendiri oleh Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.

Di benua Asia sendiri, belum ada negara yang tercatat mengizinkan peredaran tanaman tersebut, baik untuk keperluan medis maupun rekreasional. Namun, tampaknya hal itu segera berubah karena Thailand dikabarkan bakal segera melegalkan penggunaan ganja untuk keperluan medis atau pengobatan.

Baca Juga: Atiqah Hasiholan Sebut Ratna Sarumpaet Depresi, Kuasa Hukum Minta Perlakuan Khusus

Salah satu anggota Parlemen Thailand Jet Sirathraanon membenarkan kabar tersebut. Saat ini Pemerintah Thailand sedang mengajukan draf dan revisi peraturan perundang-undang tentang narkotika dan zat terlarang.

“Sudah ada draf aturannya. Bukan untuk keperluan rekreasi,” kata Jet seperti dilansir dari cnnindonesia.com, Jumat (9/11/2018).

Sebagai tanaman yang dipercaya ampuh membunuh sel penyakit kanker, pelegalan tanaman ganja untuk keperluan medis di Thailand merupakan angin segar yang baik bagi masyarakat Thailand.

Baca Juga: Choir Bohemian Rhapsody Para Penonton Sebelum Konser Green Day Ini Bikin Merinding

Menurut data yang disampaikan oleh WebMD, selain kanker ganja juga dapat menyembuhkan beberapa penyakit kronis lainnya seperti alzheimer, anorexia, gangguan mental, dan masih banyak lagi.


Penulis: Swara Mardika
Editor: Swara Mardika

Loading...