Sering Digigit Nyamuk, Berarti 5 Tanda Ini Ada di Diri Kamu
Ilustrasi nyamuk golongan Culex pembawa virus Japanese Ensefalitis @MalangTODAY/Istimewa

MALANGTODAY.NET – Meskipun tergolong hewan yang berubuh mungil dan terkesan sepele, namun keberadaan nyamuk tak bisa dipungkiri sangat-sangat menyebalkan.

Setiap orang tentu pernah digigit nyamuk. Jika sudah digigit nyamuk seperti itu, orang akan merasakan gatal dan ada bekas luka bentol di bagian tubuh yang telah tergigit.

Beberapa nyamuk dengan jenis tertentu juga telah kita ketahui bersama dapat berakibat hingga kematian. Tahukah kamu jika nyamuk itu ternyata juga pilih-pilih dan memiliki tubuh juga darah yang menjadi favorit mereka?

Baca Juga: Sheila On 7 dan Para Hantu di Konser Musik

Golongan Darah

Apes bagi kalian yang memiliki golongan darah O karena nyamuk sangat suka dengan kategori golongan darah tersebut. Golongan darah O memproduksi bahan kimia tertentu yang lebih menarik perhatian nyamuk.

Bertubuh Gemuk

Nyamuk sangat tertarik dengan karbondioksida. Nah, orang yang bertubuh gemuk cenderung mengeluarkan karbondioksida dari orang lain pada umumnya yang memiliki tubuh lebih kurus. Nyamuk pun jatuh cinta dengan kategori manusia yang kelebihan berat badan ini.

Baca Juga: Sering Dijumpai dalam Rumah, 5 Benda Ini Ternyata Bawa Sial

Ibu Hamil

Serupa dengan manusia yang bertubuh gemuk, ibu hamil juga menghasilkan karbondioksida yang lebih banyak. Agar kesehatan ibu hamil tak terganggu cuma gara-gara digigit nyamuk, ada baiknya lakukan langkah-langkah antisipasi dan pencegahan ya, moms!

Pria

Nyamuk yang menggigit adalah nyamuk dengan jenis kelamin betina. Nyamuk betina membutuhkan darah manusia untuk dapat terus mereproduksi telur. Apes bagi pria karena nyamuk betina tak terlalu suka darah perempuan.

Baca Juga: Saking Kayanya, Kelakuan Orang Kaya Ini Sama Sekali Nggak Aturan!

Keringat

Nyamuk sangat suka dengan zat asam lakfat yang secara alami dihasilkan melalui keringat manusia. Pernah digigit nyamuk sesaat setelah berolahraga? Ini alasannya!


Penulis: Swara Mardika
Editor: Swara Mardika