Ngilu! Pria Ini Masukkan Dildo 70 cm di Bokong, Berujung Rumah Sakit
Ilustrasi pria menangis @ Akurat

MALANGTODAY.NET – Ada-ada saja tingkah manusia zaman sekarang. Seorang pria di Milan, Italia akhirnya harus dimasukkan ke rumah sakit akibat dildo sepanjang 70 cm nyangkut di bokongnya.

Tak diketahui secara jelas apa motivasi dan tujuan dari seorang pria yang menolak identitasnya disebarkan ini.

Baca Juga: Serambi Mekah, Bupati Bireun Keluarkan 14 Aturan Syariat Islam Soal ‘Ngopi’, Nomor 7 & 13 Ngekang Banget!

Selama 24 jam, ia berusaha untuk mengeluarkan alat bantu seks tersebut secara mandiri. Namun akhirnya dia menyerah. Dia kemudian membawa ‘kasus’ peliknya tersebut untuk diselesaikan di rumah sakit.

Sesampainya di rumah sakit, ternyata profesional medis rumah sakit di Kota Milan itu juga kesulitan untuk mengeluarkan dildo tersebut. Menurut pihak medis, alat bantu seks yang terbuat dari karet itu sudah masuk melalui rektum pria itu terlalu dalam.

Baca Juga: Korupsi Kota Malang, KPK Menduga Anggota DPRD Terima Gratifikasi RP 5,8 Miliar!

dr Lorenzo Dioscoridi dan tim yang menangani kasus ini sampai harus menciptakan alat dadakan baru untuk melepaskan pria tersebut dari penderitaan.

Mereka memasang kawat melalui tabung kateter untuk menciptakan ‘tali’ yang bisa mereka masukkan ke dalam usus besar.

Baca Juga: 5 Mesin Penjual Otomatis Aneh Di Jepang, Nomor 4 Bikin Geleng-Geleng

Akhirnya usaha tersebut membuahkan hasil. Dildo yang tersangkut mulai dapat dikeluarkan perlahan demi perlahan.

“Kami akhirnya berhasil dalam ekstraksi endoskopi perangkat, menangkap tepi dildo dengan tali lasso ini,” ujar dr Lorenzo.

Baca Juga: Gercep! Keluar Penjara, Ahok Akan Menikah dengan Polwan Pengawal Mantan Istrinya

Hebatnya, kendati telah menglami kejadian rumit yang cukup menyakitkan, pria berusia 31 tahun tersebut merasa tidak sakit dan tidak mendapatkan gejala apapun akibat perbuatan konyolnya sendiri itu.

Tak lupa pria tersebut juga mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak rumah sakit karena sukses menyelesaikan kasusnya tanpa operasi.


Penulis: Swara Mardika
Editor: Swara Mardika

Loading...