Prabowo Ngeyel Peserta Reuni 212 Hingga Jutaan Orang, Kepolisian: Kebanyakan!
Bendera dengan tulisan tauhid banyak berkibar di Reuni Akbar 212 @ Tempo

MALANGTODAY.NET – Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto geram kepada sejumlah media dan jurnalis yang menyatakan bahwa jumlah orang yang menghadiri acara Reuni Akbar 212, Minggu (3/12/2018), tidak sampai jutaan. Padahal, pasangan Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019 mendatang ini meyakini ada sebelas juta orang yang menghadiri kegiatan yang berpusat di kawasan Monumen Nasional (Monas) tersebut.

“Saya katakan, hei media-media yang tidak mau mengatakan ada belasan juta orang atau minimal berapa juta orang di situ, kau sudah tidak berhak menyandang predikat jurnalis lagi. kau boleh kau cetak, boleh kau ke sini dan ke sana, saya tidak mengakui anda sebagai jurnalis,” kata Prabowo saat berada di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, seperti dilansir dari cnnindonesia.com.

Baca Juga  Penghina Presiden Diproses Cepat, Bupati Boyolali 'Lebih Slow'. Ketimpangan Hukum Indonesia?

Bahkan Prabowo Subianto menuding jurnalis saat ini telah mengkhianati profesi mereka sendiri. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak lagi menghormati profesi jurnalis.

“Saya sarankan kalian tidak usah hormat sama mereka (jurnalis/wartawan). Mereka hanya anteknya orang yang ingin hancurkan Republik Indonesia,” seru Prabowo.

Di sisi lain, pihak kepolisian mengeluarkan pernyataan bahwa jumlah peserta Reuni AKbar 212 tidak sampai jutaan orang. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan bahwa jumlah massa yang hadir dalam acara Reuni Aksi 212 hanya berkisar angka 40 ribu orang.

Baca Juga  Berpengaruh Kuat di Indonesia, Prabowo: Saya Mau Berteman dengan Cina

“Sekitar 40 ribu. Kebanyakan sekali (jutaan peserta),” beber Dedi dikutip dari cnnindonesia.com, beberapa waktu yang lalu.

Kemudian Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono turut memberikan pernyataan yang menyebut bahwa jumlah peserta aksi massa tersebut hanya berkisar di angka 50 – 60 ribu orang. Data tersebut didapatkan Syahar Diantono dari petugas yang berada di lapangan saat acara berlangsung.

“Tentunya itu ada petugas kami di lapangan yang disampaikan,” terang Syahar.


Penulis: Swara Mardika
Editor: Swara Mardika

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.