Parade Segelintir Media Indonesia 'Mempermalukan' Atlet Negara Sendiri
Lalu Mohammad Zohri belum berjaya di Asian Games 2018 @ Pos Kota News

MALANGTODAY.NET – Momen Asian Games 2018 hegemoninya dinikmati oleh setiap kalangan. Tak terkecuali ranah media Indonesia.

Berbagai media selalu aktual dalam memberi kabar terbaru terkait pagelaran ajang Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang ini. Kabar membahagiakan dan mengharukan dari event olahraga terbesar se-Asia tersebut dapat kita ikuti berkat kinerja media-media di Indonesia.

Kesuksesan para atlet Indonesia ketika menjadi juara dan meraih medali dapat tersebar luas berkat berita yang disiarkan media. Pujian dan ucapan terima kasih mengalir deras bagi atlet-atlet yang telah berhasil mengharumkan nama bangsa.

Baca Juga: Beda Jokowi dan Sandi Tinggalkan DKI, Jokowi Lebih Menyentuh!

Namun bagaimana jika seorang atlet belum beruntung untuk memenangkan kejuaraan?

Tentunya kabar tersebut, meskipun kurang menyenangkan, akan tetap diberitakan oleh media-media di Indonesia demi keseimbangan dan aktualisasi kabar berita.

Namun ternyata ada hal yang unik dari fenomena atlet-atlet yang belum beruntung tersebut. Seorang warganet di media sosial twitter menyebarkan sebuah unggahan yang berisi tentang kumpulan judul berita media-media di Indonesia ketika ada atlet dari Indonesia yang belum beruntung menjadi juara.

Baca Juga: Begini Cara Menyulap Tumbuhan Liar Ini Jadi Obat Kanker

Ada segelintir dari judul-judul berita itu yang cenderung menggunakan istilah ‘dipermalukan’ untuk menceritakan para atlet yang masih gagal mempersembahkan gelar untuk bangsa.

Salah satu akun twitter @wisnu_prasetya mengunggah beberapa foto yang berisikan headline judul berita yang menggunakan pilihan kata ‘dipermalukan’ untuk menggambarkan ketidakberhasilan atlet untuk memenangkan medali.

Cuitan ini pun segera viral dan mendapatkan tanggapan netizen yang lain.

“Gaungkan penggunaan kalimat positif,” tulis akun @sucishofia di media sosial twitter.

Baca Juga: Kalah, Pesilat Malaysia Ngamuk-Ngamuk. Ini Bela Menteri Negeri Jiran

“Biar dibaca beritanya kali, tapi harusnya gak gitu sih, pake bahasa yang positif kan lebih enak dan bikin merinding,” curhat akun @sheiRasaa.

“Gimana masyarakat kita gak negatid dalam menyampaikan pendapat. Wong media saja yang menjadi bacaan masyarakat menggiring masyarakat untuk menyampaikan pendapat atau komentar dengan kata negatif,” ucap pemilik akun twitter @keringtempe1.


Penulis: Swara Mardika
Editor: Swara Mardika

Loading...