Dunia Oh Dunia, Kakek 80 Tahun Gorok Leher Nenek Karena Alasan Konyol
Ilustrasi pembunuhan sadis (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Jargon dunia semakin kejam boleh jadi memang telah benar adanya. Apalagi jika melihat sebuah kabar sadis yang datang dari kawasan Dusun Lerang, Desa Abbumpungeng, Kecamatan Cina, Bone, Sulawesi Selatan. Seorang kakek bernama H Andi Soto (80) tega menggorok leher istrinya sendiri, Hj Isa (60) hingga tewas, Minggu (4/11/2018).

Dilakukan dengan cara yang sadis nan keji, ternyata motif dari pembunuhan ini cukup sepele saja. Sang suami, H Andi Soto, sedang tinggi nafsu syahwatnya. Kemudian kakek tersebut mengajak istrinya untuk melakukan hubungan ranjang.

Baca Juga: Lee Jong Suk Dideportasi Pemerintah Indonesia, Salah Promotor Lokal?

Sayangnya, Hj Isa menolak ajakan sang suami dengan alasan yang tak diketahui. Tak disangka ternyata sang suami marah besar mendapatkan penolakan tersebut. Diambilnya sebilah parang yang kemudian digunakan untuk melakukan penganiayaan kepada korban.

“Peristiwa terjadi pada subuh hari. Dari pengakuan pelaku, korban sempat diajak berhubungan intim namun menolak hingga pelaku marah dan melakukan penganiayaan dengan parang hingga mengakibatkan korban tewas,” beber Kapolsek Cina Iptu Abdul Rahim seperti dilansir dari detik.com, Senin (5/11/2018).

Baca Juga: Bupati Boyolali Orang PDIP, Kubu Prabowo: Kami Tak Akan Minta Maaf!

Keganasan pelaku mengakibatkan korban mengalami luka parah di leher, kepala, tangan, sampai kaki. Kini tersangka meringkuk di sel tahanan Polsek Cina, Bone, Sulawesi Selatan, sambil menunggu proses peradilan.

Haji Andi Soto dijerat dengan Pasal 44 UU KDRT dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa beberapa saksi dan barang bukti.

Baca Juga: Mubazir, 5 Pemain Naturalisasi Ini Tak Pernah Dipanggil Timnas

Kejadian ini terjadi setelah pelaku dan korban kembali rujuk baru selama dua bulan saja. Sebelumnya, pasutri tersebut meman telah bercerai. Dari hasil perkawinan antara pelaku dan korban telah dikarunia 5 orang anak.


Penulis: Swara Mardika
Editor: Swara Mardika

Loading...