Ini Respon Grab Soal Mitra Pengemudi Ojek Online -nya Pukuli Pejalan Kaki
Ilustrasi sepeda motor serobot hak pejalan kaki @ Metro

MALANGTODAY.NET – Sedang ramai di media sosial terkait  video yang beredar seorang pejalan kaki di trotoar dipukuli oleh salah satu oknum pengendara ojek online. Berniat menegakkan kebenaran, seorang pejalan kaki tersebut mengingatkan beberapa pengendara sepeda motor yang mengakali kemacetan dengan cara melintas kendaraannya di atas trotoar.

Dilansir dari CNN Indonesia, si pejalan kaki diketahui bernama Alif, salah satu anggota komunitas Koalisi Pejalan Kaki.

Senin (6/8) aksi yang dilakukan Alif di kawasan Jatiwaringin, Jakarta Timur tersebut berakibat pemukulan yang diterimanya oleh seorang pengendara ojek online wanita yang sedang melintas di trotoar, tempat bagi para pejalan kaki.

Baca Juga: Wow! 4 Klub Indonesia Masuk Buku Sejarah 1000 Klub Dunia, Ada Arema?

Dalam video yang beredar, terlihat Alif sedang berjalan di trotoar sambil mengingatkan para pengendara sepeda motor yang nakal menghindari kemacetan dengan cara menaikkan kendaraan ke trotoar.

Saat dirinya tiba untuk menegur seorang wanita pengemudi ojek online mitra dari perusahaan Grab yang ikut-ikutan melintaskan kendaraannya di atas trotoar, terjadi adu mulut antara Alif dan pengemudi tersebut.

Si pengemudi wanita merasa tidak terima diperingatkan; malah balik menyalahkan si pejalan kaki. Wanita tersebut bersikukuh bahwa Alif hanyalah masyarakat biasa (bukan petugas) sehingga tidak memiliki wewenang untuk memperingatkan dan menertibkan tindakan salah yang ironisnya memang dilakukan oleh banyak orang tersebut.

Baca Juga: Nama 7 Artis Ini Beda Banget Sama Aslinya, Nomor 6 Aslinya Lebih Bagus

Tak sampai adu mulut saja, pengemudi yang malah balik marah ini kemudian memarkir sepeda motornya dan menghampiri Alif.

Sambil mengomel, wanita tersebut kemudian memukul korban dengan helm. Korban yang tak ingin memperkeruh keadaan memilih untuk berlalu dan meneruskan kegiatan memperingatankan bahwa trotoar merupakan hak dari pejalan kaki kepada pengemudi lain yang melintas di jalur yang tidak semestinya itu.

Dihubungi oleh CNN Indonesia, Selasa (7/8), Ketua Koalisi Pejalan Kaki Alfred Sitorus mengatakan bahwa peristiwa yang dialami oleh salah satu anggotanya itu bukanlah untuk pertama kalinya terjadi. Alfred menyayangkan perilaku pengendara motor yang justru balik memaki hingga memukul Alif dengan helm.

Baca Juga: 5 Fakta Pembunuhan Ferin Diah Anjani, SPG yang Tewas Dibakar Hidup-Hidup

“Sangat prihatin melihat kondisi ini, seolah pengendara buas sekali mencari mangsanya di trotoar. Alif selalu berkoordinasi dengan kami,” kata Alfred kepada CNNIndonesia.com.

Video yang tersebar di media sosial tak ayal segera mendapat respon beragam dari warganet. Banyak warganet menyayangkan tindakan pemukulan yang dilakukan pengendara sepeda motor itu. Padahal, jelas-jelas bahwa pengendara tersebut berada di posisi bersalah.

Tak sedikit juga warganet yang menautkan akun media sosial Grab supaya segera merspon dan menindaklanjuti insiden di jalanan ini.

Melalui akun twitter resmi milik Grab, @GrabID, dengan tanggap perusahaan transportasi kekinian ini merespon beberapa keluhan warganet atas insiden yang telah terjadi.

Baca Juga: Akhirnya Ngaku, Eks Kepala Lapas Sukamiskin Terima Suap dari Napi Korupsi

Melalui cuitan akun resmi tersebut, pihak Grab mengklaim bahwa peristiwa pemukulan terhadap pejalan kaki yang dilakukan oleh salah satu mitra pengemudi layanan ojek online -nya telah masuk dalam penanganan dan segera ditindaklanjuti lebih jauh.


Penulis: Swara Mardika
Editor: Swara Mardika