Demi Kursi & Jabatan, Ini 5 Janji Sesumbar Sadis Politisi Indonesia
Haji Lulung bersama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama @ Kompasiana

MALANGTODAY.NET – Bukan hal yang baru lagi jika politisi kerap mengeluarkan janji-janji manis ketika bertarung memperebutkan kursi dan jabatan. Tak mau naif, kita semua mengerti bahwa dari tahun ke tahun program-program yang ditawarkan oleh para politisi ini memang hanyalah sekedar janji-janji manis semata.

Bahkan, kadangkala janji-janji sesumbar yang dilontarkan oleh para politisi bisa kelewat batas hingga menjurus ke sadis. Nanti kalau ditagih beneran emang pada berani?

Potong Leher

Yang sedang hangat belakangan ini adalah kasus La Nyalla Mattaliti misalnya. Kini membela Jokowi setelah di 2014 silam membela Prabowo Subianto, La Nyalla Mattalati bahkan sampai bertaruh potong leher jika Prabowo Subianto menang Pilpres 2019 di Madura.

Baca Juga  Sebut Elite Beli Mobil Mewah Tiap Minggu, Prabowo: Saya Bagian dari Elite Itu!

“Saya kan sudah omong potong leher saya kalau Prabowo bisa menang di Madura,” sumbar La Nyalla dikutip dari detik.com, Selasa (11/12/2018).

Gantung Anas di Monas

Saat masih menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat medio tahun 2012 silam, Anas Urbaningrum pernah sesumbar jika dirinya bersedia digantung di Monumen Nasional (Monas) apabila dirinya terbukti ikut korupsi kasus Hambalang.

“Satu rupiah saja Anas korupsi Hambalang, gantung Anas di Monas,” kata Anas Urbaningrum, Jumat (9/3/2012).

Akhirnya, Anas sendiri divonis bersalah atas kasus tersebut dan dihukum 8 tahun penjara. Kok belum digantung di Monas, ya?

Baca Juga  Debat Kedua, BPN Klaim Prabowo Bakal Beri Kejutan yang T.O.P B.G.T!
Potong Hidung Haji Lulung

Di tengah panasnya isu Pilgub DKI 2017, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana pernah sesumbar akan potong hidung jika petahana pilgub saat itu Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menang pemilu.

Beruntung, Ahok kalah dan Anies Baswedan saat ini yang menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Hidung pria yang akrab disapa Haji Lulung itu pun masih selamat dan utuh.

Potong Telinga Ruhut Sitompul

Bukan politisi sejati namanya jika tak memiliki muka tembok. Masih pada ajang Pilgub DKI 2017 yang sama, Ruhut Sitompul jumawa akan memotong telinganya jika Basuki Tjahaja Purnama sampai kalah di pemilihan gubernur itu.

Baca Juga  Balas Tudingan Lahan untuk Biaya Pilgub Jokowi, PDIP: Habis Buat Iklan Prabowo!

Nyatanya Ahok memang kalah dari Anies Baswedan. Lalu Ruhut Sitompul? Tentu saja sampai saat ini telinga Ruhut Sitompul masih utuh dan baik-baik saja. Mungkin telinga Ruhut saat ini hanya panas saja meladeni cibiran dari lawan politiknya yang menagih janji aksi potong telinga tersebut.

Terjun dari Monas Habiburokhman

Tampaknya selain potong-memotong bagian tubuh, Monas menjadi destinasi sesumbar favorit para politikus sejati. Selain Anas Urbaningrum, politikus Partai Gerindra Habiburokhman juga pernah menggunakan Monas sebagai lokasi sesumbarnya.

Ketika Ahok kala Pilgub DKI 2017 tak memiliki partai, Habiburokhman sesumbar bahwa Ahok tak akan bisa mengumpulkan ribuan KTP warga Jakarta supaya bisa maju melalui jalur independen. Eh, nyatanya saat itu Ahok bisa.

Baca Juga  Survei Sebut Koalisi Pro Prabowo Kuasai DKI, Namun PDIP Tetap Juaranya!

Karena Habiburokhman tergolong sebagai politikus sejati, tentu saja ide terjun dari Monas itu tak pernah ia lakukan.


Penulis: Swara Mardika
Editor: Swara Mardika

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.