Bupati Boyolali Orang PDIP, Kubu Prabowo: Kami Tak Akan Minta Maaf!
Pasangan capres dan cawapres nomor urut dua, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno @ BBC

MALANGTODAY.NET – Safari Prabowo Subianto ke daerah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, beberapa waktu yang lalu berbuntut panjang. Ujaran Prabowo saat memberikan orasi pada kesempatan itu dianggap merendahkan masyarakat Boyolali.

Bahkan, Prabowo Subianto telah dilaporkan oleh salah seorang masyarakat Boyolali ke Polda Metro Jaya atas ujaran tersebut. Hari Minggu (4/11/2018), ribuan masyarakat Boyolali turun ke jalan untuk melakukan aksi yang menuntut Ketua Umum Partai Gerindra itu meminta maaf atas ucapannya.

Baca Juga: Mubazir, 5 Pemain Naturalisasi Ini Tak Pernah Dipanggil Timnas

Namun, pihak Prabowo Subianto melalui Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Yandri Susanto tegas mengatakan bahwa kubunya tidak akan meminta maaf atas ucapan yang telah dilontarkan.

Menurut Yandri, polemik ‘tampang’ Boyolali bisa terjadi karena dipolitisasi oleh lawan politik Prabowo di Pilpres 2019, pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin. Padahal sejatinya maksud dari ucapan Prabowo adalah untuk memotivasi masyarakat daerah tersebut jika merunut pada pernyataan Yandri.

Baca Juga: Fans Shahrukh Khan Gorok Leher di Perayaan Ulang Tahun Sang Idola

“Tidak ada (permohonan maaf). Makanya dilihat secara tuntas gitu. Cuma karena tidak ada bahan di sebelah (kubu Jokowi- Ma’ruf), ya ini yang digoreng,” kata Yandri seperti dilansir dari cnnindonesia.com, Senin (5/11/2018).

Tak hanya itu, Wakil Ketua BPN Prabowo – Sandi ini juga menuding bahwa Bupati Boyolali Seno Samodro telah melanggar UU Nomor 7/2017 tentang Pemilu setelah menghimbau masyarakatnya untuk tidak memilih Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Baca Juga: Kalimat Terakhir Pembunuh Ini Bikin Merinding Sebelum Dieksekusi Mati

Seno Samodro sendiri merupakan politikus kader dari Partai PDIP, partai sama yang mengusung Joko Widodo maju dalam pemilu presiden tahun depan. Atas hal ini, Seno Samodro telah dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) oleh salah satu pendukung Prabowo Subianto.


Penulis: Swara Mardika
Editor: Swara Mardika

Loading...