Ilustrasi orang meninggal (ist)
Ilustrasi orang meninggal (ist)

MALANGTODAY.NET – Kata orang, mengangkat orang meninggal itu lebih berat daripada orang yang masih hidup. Apakah benar demikian? Nah ternyata, massa orang meninggal dan orang yang masih hidup itu sebetulnya sama. Akan tetapi biasanya orang mengangkat orang meninggal dengan cara yang sama seperti mengangkat orang masih hidup.

Padahal, pusat massa orang hidup dengan orang meninggal itu berbeda. Pusat massa adalah titik berpusatnya massa dari suatu sistem. Dalam hal ini yang menjadi sistem adalah tubuh manusia.

Dilansir dari Science ABC, pada orang yang masih hidup, saat digendong, ia akan mengencangkan otot-otot perut, punggung, dan leher.  Bahkan mereka masih memiliki kontrol untuk mengalungkan tangannya ke leher si penggendong. Dengan demikian, pusat massa orang yang digendong tersebut berada di tengah sehingga memudahkan penggendong.

Lalu bagaimana dengan orang meninggal? Pada orang meninggal, tubuhnya sudah tidak memiliki kontrol untuk mengontraksikan perut ataupun mengalungkan lengan ke pundak penggendong. Oleh karena tidak bisa menyeimbangkan pusat massanya, penggendong akan merasakan berat.

Sebetulnya bobot lebih berat tidak hanya terjadi pada orang meninggal tetapi juga pada orang yang tidak sadarkan diri seperti pingsan. Dilansir dari id.quora.com (3/6/2018), ada teknik untuk menggendong orang pingsan ataupun meninggal supaya tidak terasa terlalu berat.

Teknik tersebut adalah Fireman’s carry atau cara memanggul ala petugas pemadam kebakaran. Teknik ini juga dianggap cukup efektif ketika tidak ada cukup orang yang bisa membantu.


Penulis: Almira Sifak
Editor: Almira Sifak

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.