Ilustrasi angpau@Nanda Trip/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Tak lama lagi, tepatnya pada 5 Februari 2019 mendatang warga Tionghoa di seluruh dunia akan merayakan Tahun Baru Imlek 2570. Perayaan ini berlangsung sejak tanggal 1 hingga 15 pada bulan pertama dalam kalender China, dan diakhiri dengan perayaan Cap Go Meh.

Tak berbeda dengan perayaan-perayaan lainnya, Tahun Baru Imlek juga diramaikan dengan berbagai kegiatan. Di antaranya seperti jamuan di setiap rumah, berkumpul dengan kerabat terdekat, pesta kembang api, hingga pembagian angpao tentunya.

Berbicara soal ‘si amplop’ merah ini memang tak bisa dipisahkan dengan Tahun Baru Imlek. Bagi umat Tiongkok angpao memiliki makna yang sangat dalam. Selain sebagai bentuk rasa syukur kepada rezeki yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa, angpao juga berarti  kegembiraan dan semangat yang akan membawa nasib baik.

Baca Juga  Wow! Ternyata Ada 10 Pantangan dalam Perayaan Imlek

Namun, seiring perkembangan zaman dan juga ditengarai banyaknya masyarakat keturunan Tionghoa yang menyebar di berbagai negara, membuat tradisi ini juga ikut terbawa hingga ke tempat baru, seperti Asia Tenggara termasuk di Indonesia tentunya. Hal ini membuat angpao juga dikenal dan bahkan berakulturasi dengan masyarakat lokal setempat. Tak terkecuali oleh umat muslim atau penganut agama Islam di Indonesia.

Warna amplop angpao lebaran Idul fitri bukan merah lagi, melainkan hijau

Dalam ajaran Islam sendiri, bersedekah adalah salah satu bentuk ibadah yang diperintahkan oleh Allah SWT lewat ayat-ayat nya, dan sabda-sabda Nabi Muhammad SAW. Tentu ada pahala besar yang akan diberikan kepada orang-orang yang bersedekah.

Akan tetapi pemberi sedekah juga harus berhati-hati dengan ‘penyakit’ riya (pamer) yang bisa merusak pahala sedekah itu sendiri. Nah untuk menghindarinya, umat Islam memberikan sedekah berupa uang dengan memasukannya terlebih dahulu ke dalam amplop.

Walaupun demikian, mereka tidak mengadopsi budaya angpao secara serta merta. Jika warga Tionghoa menggunakan warna merah pada amplop angpao mereka sebagai lambang keberuntungan, lain halnya dengan umat muslim Asia Tenggara yang menggantinya dengan warna hijau sebagai dengan berbagai alasan.

Lalu, penggunaan huruf Cina juga diganti menjadi huruf lokal atau bisa juga dengan huruf hijaiah (abjad Arab), yang bertuliskan “Selamat Idulfitri”, “minal ‘aidin wal-faizin”, “mohon maaf lahir dan batin” dan sebagainya.

Selain itu, waktu pembagiannya juga dibedakan. Untuk warga Tionghoa, jelas mereka memberikan angpao pada saat tahun baru Imlek, perayaan pernikahan dan lainnya.

Sedangkan muslim Asia Tenggara pada hari raya Idul fitri. Orang yang dibagikannya hampir sama, yakni diberikan pada anak, saudara, cucu dan anak-anak tetangga atau bahkan orang yang membutuhkan.

Lalu, berapakah jumlah nominal uang yang diisikan pada amplop hijau atau amplop angpao lebaran idul fitri? Tentu saja berbeda-beda karena penentuannya juga berbeda. Pemberian jumlah uang angpao tergantung kemampuan atau keikhlasan pemberi serta kepada siapa angpao tersebut diberikan. Atau bisa juga berdasarkan kebutuhan, layaknya zakat (jumlahnya sesuai aturan zakat) atau THR (tunjangan hari raya) dari bos untuk karyawannya.

Sebutan amplop hijau atau angpao Idul fitri di berbagai negara

Di Indonesia, nama dan fungsi angpao telah dijelaskan di atas. Masyarakat kita menyebut amplop hijau dengan nama angpao lebaran atau angpao Idul fitri. Sesuai dengan namanya, kegunaannya adalah untuk membungkus uang amal yang akan dibagikan ketika perayaan hari raya umat muslim.

Baca Juga  Baru di Dunia Bisnis! Ini 6 Daftar Orang Terkaya di Indonesia

Sedangkan di Malaysia, amplop angpao yang berwarna hijau jauh lebih populer disebut sampul hijau. Penggunaannya tidak berbeda jauh dengan tradisi masyarakat Indonesia, pada saat perayaan Idul fitri, tidak hanya dibagikan kepada tamu miskin, melainkan juga orang kelas menengah ke atas.

Selain di Indonesia dan Malaysia, di Brunei Darussalam dan Singapura amplop hijau atau angpao Idulfitri juga marak digunakan oleh umat muslim setempat. Sedangkan di Filipina, yang jumlah umat muslimnya terbilang sedikit, maka amplop angpao dibagikan hanya pada saat perayaan Natal, terutama saat pemberian aguinaldo.

Untuk memeriahkan perayaan Imlek kamu, tidak ada salahnya berbagi rezeki melalui angpao. Untuk mencari amplop angpao tidak perlu bingung, kamu bisa mengunjungi Bukalapak. Di sana kamu akan menemukan banyak pilihan angpao idul fitri atau Imlek dengan ragam desain yang menarik.

Selain itu, di BukaLapak kamu juga akan mudah mencari barang lainnya dengan memanfaatkan fitur kotak pencarian atau juga bisa mencarinya melalui pemilihan kategori yang sudah tersedia. Jika kamu mencari angpao hijau, tinggal masukan saja kata kunci di kolom pencarian. (HAM)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.