5 Fakta Pembunuhan Ferin Diah Anjani, SPG yang Tewas Dibakar Hidup-Hidup
Ferin Diah Anjani semasa hidup (Instagram)

MALANGTODAY.NET – Berita mengenaskan tentang penemuan mayat yang terbakar hangus tanggal 1 Agustus 2018 lalu mulai menemukan titik terang. Setelah melakukan penyelidikan selama beberapa hari oleh Satreskrim Polres Blora, Jawa Tengah, korban sudah bisa diidentifikasi identitasnya.

Jenazah korban yang ditemukan hangus terbakar itu adalah Ferin Diah Anjani (21), warga Desa Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Semarang, Jawa Tengah.

Berikut fakta kasus pembunuhan sadis Ferin Diah Anjani.

Baca Juga: Nama 7 Artis Ini Beda Banget Sama Aslinya, Nomor 6 Aslinya Lebih Bagus

  1. Kronologi

Sebelum peristiwa pembunuhan terjadi, korban bertemu dengan pelaku di sebuah kamar hotel di Semarang. Keduanya lantas melakukan hubungan intim.

Dilansir dari tribunnews.com, Kapolres Blora AKBP Saptono menjelaskan bahwa setelah puas berhubungan badan, pelaku kemudian menganiaya korban hingga tak sadarkan diri.

Pelaku kemudian membawa korban menuju kawasan hutan. Di hutan tersebut pelaku mengikat kaki dan tangan serta membekap mulut korban. Kemudian korban yang masih hidup diguyur bensin kemudian dibakar.

Baca Juga: Selain Soekarno dan Hatta, Ini Sosok Keren Lainnya Di Balik PPKI

“Pelaku kemudian membawa korban menuju kawasan hutan di Blora dengan mengendarai mobil Honda Jazz pinjaman. Korban dibekap, diikat tangan dan kakinya. Nah, di lokasi kejadian, korban yang masih hidup disiram bensin satu liter dan dibakar. Setelah dipastikan tewas, pelaku kabur,” terang Saptono.

  1. Identitas Pelaku

Dilansir dari Kompas.com, setelah melakukan investigasi intensif akhirnya Satreskrim Polres Blora berhasil menangkap pelaku tindakan biadab tersebut.

Pelaku berinisial KAW (30), tercatat sebagai warga Kunduran, Blora, Jawa Tengah.

Pelaku yang berprofesi sebagai manajer front office salah satu hotel di Semarang tersebut ditangkap di Semarang, Jawa Tengah.

Baca Juga: Bahaya Makan Nasi Putih, Bisa Bikin Diabetes Juga, Lho!

Hingga saat ini belum diketahui motif pelaku melakukan tindakan keji tersebut.

  1. Semasa Hidup Korban Berparas Cantik Ini Berprofesi Sebagai SPG

Sehari-hari, korban Ferin Diah Anjani berprofesi sebagai sales promotion girl (SPG).

Ditilik dari akun instagram milik korban, dapat diketahui bahwa korban semasa hidup adalah wanita yang cantik. Namun, kecantikan dan hidupnya harus berakhir di tangan pelaku dengan cara yang sadis.

  1. Identifikasi Jasad Korban Lewat Anting

Selama beberapa hari setelah kejadian, pihak kepolisian yang menangani kasus ini sangat kesulitan untuk menemukan identitas pelaku.

Baca Juga: Prabowo Bagi-bagi Kursi Menteri, Siapa Saja yang Kebagian Jatah?

Untuk membantu memastikan identifikasi penyelidikan, polisi mendatangi rumah keluarga korban dengan membawa barang bukti berupa anting yang ditemukan petugas saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

AKBP Saptono menjelaskan bahwa pihak keluarga korban langsung mengenali barang bukti tersebut. Keyakinan keluarga korban itulah yang menegaskan bahwa korban pembunuhan yang hangus terbakar ini memang Ferin Diah Anjani.

Baca Juga: Diledek Dirinya dan Tasya Kamila Pendek, Rossa Balik Serang Netizen

“Setelah ditunjukkan anting yang dipakai korban, pihak keluarga mengenali dan mengatakan kalau anting tersebut milik korban,” kata Saptono.

  1. Dibakar Dalam Kondisi Hidup

Dari pengakuan pelaku saat diinterogasi polisi, diketahui bahwa korban dibakar saat masih bernyawa dengan kaki dan tangan diikat serta mulut dibekap. Korban dibakar dengan cara diguyur bensin sebanyak satu liter. Baru setelahnya korban memantikkan api ke tubuh korban yang sudah berlumuran bensin.

Baca Juga: Bikin Kontes Menyanyi #2019GantiPresiden, Ahmad Dhani Kena Sarkas Jrx SID

“Berdasarkan pengakuan pelaku, korban ini dibakar hidup-hidup dengan tangan dan kaki masih terikat. Korban disiram bensin satu liter kemudian dibakar,” kata Saptono kepada Kompas.com.

Selain pengakuan korban, kronologi ini juga diperkuat oleh laporan hasil penyelidikan tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah.


Penulis: Swara Mardika
Editor: Swara Mardika