Jambore Ngalam Resik 2019, Belajar Pengolahan Sampah Melalui Acara Kemah
Jambore Ngalam Resik 2019 yang digelar di Bumi Perkemahan Madyopuro Kecamatan Kedungkandang Kota Malang (BOB)

MALANGTODAY.NET Melalui acara Jambore Ngalam Resik 2019, siswa SMP se-kota Malang menyulap Bumi Perkemahan Puslatcab, Madyopuro sebagai tempat pengolahan sampah. Acara tersebut digelar sejak tanggal 22 Februari hingga 24 Februari 2019.

Menurut ketua Jambore Ngalam Resik 2019, Nurmawati SPd, para peserta diajarkan mengolah sampah. Terutama sampah plastik untuk dijadikan sesuatu yang berguna, seperti baju, tas, atau hiasan dinding rumah.

Namun, ada hal yang unik dari kegiatan mengolah dan mendaur ulang sampah tersebut. Para peserta, diharuskan mencari bahannya disekitaran Bumi Perkemahan. Bahkan, hasilnya tersebut nanti akan dimasukkan ke bank sampah dan diganti dengan reward.

“Kemarin ya kami menyuruh anak-anak keliling untuk mencari sampah atau apapun lah disekitar dan harus membuatnya sebagai barang yang berguna,” tuturnya saat ditemui wartawan MalangTODAY seusai acara.

Selain itu, beberapa karya daur ulang sampah dari peserta juga dijadikan busana dalam gelaran fashion show yang dihelat malam kemarin, Sabtu (23/02/2019).

Menurut Nurmawati, acara yang diinisiasi oleh Fasilitator Reuse, Reduce, Recycyle (F3R) kota Malang ini bukanlah perlombaan antar kontingen per sekolah. Namun, lebih diarahkan untuk mengajarkan anak-anak untuk bisa mendaur ulang dan memanfaatkan sampah yang tidak terpakai, terutama plastik.

“Kita sistemnya bukan lomba ya disini. Jadi kemarin itu kita sebelum mengolah sampah, kita demonstrasikan dulu ke anak-anak, terus kita beri arahan dan melepaskan mereka untuk mencari sampah dan mendaur ulangnya,” tuturnya

Selain itu, ia juga menyebut kalau menggunakan sistem lomba nanti ada kemungkinan salah satu pihak ada yang kecawa.

“Kita gak mau itu (kecewa). Orang kita ini ingin mengajarkan hal kebaikan dan lebih baik lagi bisa bersama-bersama,” kata kak Nurma, sapaan akrabnya.

Nurmawati menambahkan, meskipun dua hari belakang tempat dihelatnya acara kerap diguyur hujan namun para peserta dan panitia tetap melakukan kegiatan dengan semangat. Sebagai antisipasi, pihaknya memindahkan kegiatan acara di Gedung Pramuka yang juga terletak di dalam area Bumi Perkemahan.

“Jadi untuk mengatisipasi hujan dan menjaga acara tetap berlangsung. Kami memindahkan acaranya di sini (Gedung). Ya kemarin, meskipun indoor anak-anak tambah semangat,” ujarnya. (BOB/HAM)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.