Plastik dalam tubuh manusia - @MalangTODAY.net Nanda Tri Pamungkas
Plastik dalam tubuh manusia - @MalangTODAY.net/Nanda Tri Pamungkas

MALANGTODAY.NET – Sebuah hasil studi mengejutkan datang dari Wina, Austria Oktober 2018 lalu. Penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat plastik dalam tubuh manusia.

Penelitian ini dilakukan oleh para gastroenterologis yang dipimpin oleh Philipp Schwabl dari Medical University of Vienna.  Mereka melakukan eksperimen terhadap 8 orang manusia. Dikutip dari The New York Times, delapan orang tersebut berasal dari Austria, Finlandia, Italia, Jepang, Belanda, Polandia, Rusia, dan Inggris.

BACA JUGA: Muzaki, Penggerak Literasi Malang Inspiratif yang Membangun Galeri Kreatif

Hasilnya, feses masing-masing orang tersebut terbukti mengandung rata-rata 20 partikel mikroplastik per 10 gram fesesnya. Mikroplastik adalah potongan plastik yang berukuran kurang dari 5 milimeter. Sedangkan pada kedelapan objek eksperimen ditemukan partikel plastik yang berukuran 50-500 mikrometer atau 0.05-0.5 milimeter. Kemudian, peneliti memberi uji tertentu pada 11 feses berbeda. Hasilnya ditemukan sembilan jenis plastik.

Dua diantaranya adalah polypropylene (PP) dan polyethylene terephthalate (PET). Dua plastik ini sangat umum kita temukan di kehidupan sehari-hari. PP biasa digunakan sebagai bahan baku tutup botol, dan tali. Sedangkan PET biasa ditemukan pada botol minum dan serat tekstil.

Selain dua tersebut, juga ditemukan polystyrene dan polyethylene yang merupakan bahan baku kantong plastik. Jenis plastik ini memiliki porsi kandungan tertinggi dari yang lain, mencapai 95%. Diduga, partikel-partikel plastik ini berasal dari makanan laut dan pembungkus makanan.

Peneliti tersebut menyatakan bahwa penelitian ini merupakan tema baru dalam bidangnya. Awalnya ia hanya ingin mengetahui apakah semua mikroplastik dapat terdeteksi.

Ia pun mengumpulkan orang-orang yang bersedia menjadi objek eksperimennya. Orang-orang tersebut diminta untuk mencatat seluruh menu yang mereka makan termasuk seafood. Seluruh makanan yang dikonsumsi tersebut dibungkus plastik. Kemudian mereka menyetorkan sampel fesesnya. Hasilnya sangat mengagetkan. Ternyata partikel-partikel plastik dapat masuk dan tersebar dalam pencernaan manusia.

BACA JUGA: Awas! Ada Isu yang Rawan Dijadikan Hoax

Sebelumnya, penelitian ini telah dilakukan terhadap hewan. Hasilnya konsentrasi plastik tertinggi ditemukan dalam usus dan mampu masuk dalam peredaran darah.

“Konsentrasi plastik tertinggi dalam penelitian pada hewan ditemukan di usus. Partikel mikroplastik mampu memasuki aliran darah, sistem limfa, dan bahkan masuk ke dalam hati,” ungkap Schwabl dilansir dari CNN.

Lambat laun plastik akan semakin banyak diproduksi dan difungsikan manusia. Namun sejauh ini, masih ada penelitian yang mengungkapkan dampak plastik di dalam tubuh manusia terhadap kesehatan.


Karet Bungkus: Syauqy Ayyash
Ilustrator: Nanda Tri Pamungkas
Penulis: Almira Sifak
Editor: Almira Sifak

Loading...