Tertarik Surfing di Kabupaten Malang? Disini Tempatnya
Ilustrasi kegiatan surfing@ Nanda Tri Pamungkas/MalangTODAY.net

MALANGTODAY.NET – Masing-masing pantai di Kabupaten Malang memang memiliki daya tarik masing-masing. Banyak yang belum tahu, ternyata Kabupaten Malang memiliki pantai yang bisa digunakan untuk olahraga surfing. Ingin tahu lokasinya dimana?

Lokasinya di Pantai Lenggoksono, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Pantai ini lebih dikenal dengan julukan BOWELE yang merupakan singkatan dari Pantai Bolu-Bolu, Wedi Awu dan Lenggoksono yang lokasinya saling berdekatan.

Baca Juga: Merasakan Sensasi Paralayang Bukit Waung Pantai Modangan

Estimasi waktu untuk sampai di Pantai Lenggoksono, kurang lebih dua jam dari pusat Kota Malang jika anda menggunakan sepeda motor.

Eksistensi Pantai Bowele sebagai satu-satunya daya tarik wisata di Kabupaten Malang yang menawarkan surfing sebagai atraksi wisatanya sudah tidak perlu diragukan lagi. Bahkan sebagian besar wisatawan yang datang adalah wisatawan mancanegara.

Menurut Mukhlis, wisatawan yang datang ke kawasan Bowele sebagian besar merupakan wisatawan mancanegara. “Surfing itu kan wisata minat khusus, jadi banyak menarik wisatawan mancangera termasuk untuk Live In disini,” ucap Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bowele itu.

“Harus ada ciri khas yang menonjol dibandingkan pantai lain, kalau di kawasan bowele itu surfing. Jadi satu pantai, satu atraksi unggulan,”jelas Mukhlis kepada MalangTODAY beberapa waktu lalu.

Perlu diketahui bahwa Bowele International Surfing Exibition di tahun 2016 merupakan event surfing internasional pertama di Kabupaten Malang.

Baca Juga: Menikmati Keindahan Pantai Ngliyep yang Dikenal Sejak Puluhan Tahun Silam

“Kita juga punya Malang Surfing Association yang membina surfer mulai dari usia 7 tahun,” imbuhnya.

Selain itu, pengelola pantai juga harus berinovasi agar ada kegiatan yang bisa dilakukan wisatawan yang datang. “Perlu adanya inovasi agar wisatawan tidak hanya duduk jadi harus ada tambahan atraksi, misalnya ayunan atau rumah pohon. Karena tidak semua pantai bisa untuk berenang,” tambahnya.


Karet Bungkus: Dhimas Fikri
Reporter: Rosita Shahnaz
Editor: Endra Kurniwan
Graphic: Nanda Tri Pamungkas

Loading...