Bikin Lemes, Jumlah Sampah Plastik di Lautan Tahun 2050 Bisa Lebih Banyak Daripada Ikan
Ilustrasi jumlah sampah di laut @ MalangTODAY.net/Nanda Tri Pamungkas

MALANGTODAY.COM – Selama lebih dari 50 tahun, produksi global dan konsumsi plastik terus meningkat. Diperkirakan ada 299 juta ton plastik yang diproduksi pada tahun 2013, mewakili peningkatan 4 persen selama tahun 2012. Parahnya, setiap tahun tren jumlah sampah plastik di lautan semakin bertambah.

Plastik memang sangat serbaguna. Keuntungan plastik yang ringan, fleksibel, tahan lembab, kuat, dan murah membuat konsumsi plastik begitu digemari.

Kendati demikian tentu saja ada masalah serius yang harus dihadapi dan rasanya semua orang sudah tahu tentang hal ini; sampahnya! Namun, mengetahui bukan berarti peduli.

Menilik sebuah jurnal yang dirilis oleh kelompok kerja ilmiah di Pusat Analisis dan Sintesis Ekologi Nasional UC Santa Barbara (NCEAS), Amerika Serikat, yang mengukur data limbah plastik dari darat ke laut, di bulan Februari 2015, setiap tahunnya ada 8 juta metrik ton sampah plastik yang berakhir di lautan.

Baca Juga: Jadi Jalan Masuk Limbah Plastik, 4 Hewan Laut Ini Riskan Bila Dikonsumsi

Diperkirakan studi tersebut bahwa di tahun 2025 nanti, input sampah plastik dari darat ke laut akan bertambah dua puluh kali lipat. Akan ada 100 kantong sampah plastik di setiap meter bibir pantai di seluruh dunia. Bayangkan!

Di Indonesia sendiri, yang 70% wilayah negaranya dilingkupi oleh perairan, jumlah sampah plastik yang berakhir di lautan jumlahnya tak kalah mencengangkan.

Dilansir dari okezone.com, setiap 10 menit satu truk sampah plastik ditumpahkan ke laut Indonesia. Sedangkan data yang dipaparkan oleh Direktur Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik Tiza Mafira, bahwa sejauh ini ada 150 juta ton sampah plastik di lautan.

Baca Juga: Plastik Lama Diurai, Makin Lama Pula Penderitaan Manusia

“Jika tidak dilakukan intervensi, populasi ikan di tahun 20150 akan kalah banyak dibandingkan sampah di lautan,” beber Tiza seperti dikutip dari idntimes.com, Kamis (25/10/2018).

Untuk menanggulangi masalah ini pilihannya cuma satu, yaitu mengurangi produksi sekaligus konsumsi plastik sekali pakai, baik itu plastik kemasan, sedotan, hingga sendok plastik.


Karet Bungkus : Syauqy Ayyash
Penulis : Swara Mardika
Editor : Swara Mardika
Ilustrator: Nanda Tri Pamungkas

Loading...