Sungai Tercemar, Kesehatan Warga Terancam
Ilustrasi sungai yang tercemar@Nanda Tri Pamungkas/MalangTODAY.net

MALANGTODAY.NET– Sungai merupakan salah satu aspek yang penting dalam penataan kota, terlebih dalam fungsi pengontrol banjir. Untuk itu betapa pentingnya kesadaran masyarakat suatu kota dalam hal menjaga ‘kesucian’ sungainya dari berbagai kotoran yang bisa mencemari.

Namun perilaku masyarakat yang masih primitif di era modern seperti membuang sampah di sungai masih terus dilestarikan. Kebiasaan buruk tersebut dibenarkan oleh Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ProDesa, Achmad Khoesairi. Menurutnya, masyarakat Malang masih harus dipahamkan dengan benar tentang pentingnya untuk tidak membuang sampah di sungai.

Baca Juga: Stop! Ini Bahayanya Racun dan Setrum Ikan di Sungai

“Selama ini kami berupaya mengubah perilaku masyarakat agar tidak buang sampah sembarangan melalui pemasangan tulisan di tiap jembatan aliran sungai yang bernada teguran atau imbauan,” tutur Achmad beberapa waktu lalu kepada MalangTODAY.net.

Selain membuang sampah di sungai, masyarakat menambah kritisnya keadaan sungai dengan membuang limbah industri sembangan, Mandi Cuci Kakus (MCK), hingga menangkap ikan dengan racun. Jika ini terus dibiarkan hari demi hari dapat dipastikan sungai akan semakin ‘sakit’ dan bisa merugikan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai.

Baca Juga: Masalah Sampah di Sungai, Masyarakat harus Dikenalkan Bahayanya Dulu

Penyakit seperti diare, cacingan, kolera, hepatitis A, hingga tifus bisa mengancam kehidupan masyarakat. Jangan dianggap remeh penyakit-penyakit ini, jika tidak segera diobati maupun dicegak bisa jadi bisa merenggut nyawa.

Untuk itu, diharapkan seluruh elemen, biak dari pemerintah sebagai pengaku kepentingan dan kebijakan serta masyarakat sebagai ujung tombak, bahu-membahu merumuskan cara bagaimana sungai ini bisa dijaga kelestariannya. Toh, ketika sungai bersih dan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat, siapa yang bakalan mendapat untung berlipat-lipat ? ya masyarakat.


Karet Bungkus: Rahmat Mashudi Prayoga
Ilustrator: Nanda Tri Pamungkas
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Endra Kurniawan

Loading...