Sejarah Dibalik Monumen TGP, Detasemen Pelajar yang Handal Rakit Bom
Ilustrasi Monumen TGP @ Nanda Tri Pamungkas/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Monumen Tentara Genie Pelajar (TGP) merupakan salah satu monumen perjuangan yang ada di Kota Malang. Monumen ini terletak di Jalan Semeru, di belakang Stadion Gajayana.

Monumen TGP dibangun untuk mengenang para Tentara Genie Pelajar yang sangat handal dalam merakit dan memodifikasi bom. Oleh sebab itu, monumen ini menyertakan patung berbentuk bom. Monumen TGP ini dibangun sesuai dengan tempat terbentuknya pasukan TGP di salah satu SMP di Jalan Semaru, Kota Malang.

Baca Juga: Arab Saudi dan Kanada ‘Putus’ Gara-Gara Cuitan di Twitter, Kok Bisa?

Pasukan TGP terbentuk pertama kali di Jalan Semeru Nomor 42 Malang pada tanggal 2 Februari 1947. Pasukan ini terdiri dari para pelajar setara SMA atau STM dan dipimpin oleh Soenarto. Sebutan lain dari pasukan ini adalah Trek Bom.

“TGP merupakan salah satu elemen TRIP,  karena juga pelajar tapi lebih spesifik yaitu di teknik,” ungkap M. Dwi Cahyono, Dosen Ilmu Sejarah Universitas Negeri Malang.

Baca Juga: Ahok Rilis Buku ‘Kebijakan Ahok’, Anies Baswedan Beli Gak Ya?

Pasukan TGP berperan dalam penghancuran beberapa jembatan untuk membatasi gerak dari lawan. Mereka juga berperan penting dalam penghancuran dan peledakan beberapa pabrik di beberapa wilayah Jawa Timur.

Tugas utama dari pasukan ini adalah mempersiapkan usaha perlawanan terhadap serangan musuh di daerah Kepanjen, Wlingi, Wlodoyo sampai Blitar dengan meledakkan jalan, jembatan dan jalur kereta yang ada.

Baca Juga: Sejarah Tugu Kemerdekaan Kota Malang yang Sempat Jadi ‘Bangunan Pemujaan’ Belanda

Monumen TGP berbentuk patung dua pemuda yang sedang membawa senjata. Di kaki patung terdapat nama-nama pasukan TGP. Monumen ini didirikan pada 17 Juli 1989 dan masih berdiri kokoh hingga kini.


Ksret Bungkus: Umul Latifa
Reporter: Rosita Shahnaz
Penulis: Kistin Septiyani
Editor: Swara Mardika
Grafis: Nanda Tri Pamungkas

Loading...