Bioskop Ria, Bioskop Tua yang Kehilangan ‘Keceriannya’

MALANGTODAY.NET – Berbicara tentang Bioskop tua di Malang tak akan lengkap rasanya jika kita tak membicarakan tentang Rex Bioscoop atau Bioskop Ria. Bioskop yang satu ini termasuk ke dalam salah satu bioskop pertama yang ada di Malang.

Rex Bioscoop dibangun pada tahun 1930-an. Gedung bioskop ini konon dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Belanda dan kaum priayi di Malang pada saat itu. Bioskop ini memiliki arsitektur yang unik dan sangat berseni.

Baca Juga: Senja Kala Bioskop Kelud, Legenda Misbar yang Ingin Dikenang Sepanjang Masa

Pada masa jayanya Rex Bioscoop ini menrupakan bioskop kelas satu yang selalu menayangka film-film terbaru. Artinya, bioskop ini selalu menjadi bioskop yang selalu menampilkan film pertama sebelum bioskop lain. Namun tidak ada yang spesial dari bioskop ini jika dilihat dari pilihan filmnya. Bioskop ini menampilkan film-film yang sama dengan bioskop lainnya.

Pada tahun 1947, ketika Belanda kembali menduduki Indonesia, Rex Bioscoop menjadi salah satu bangunan yang dibakar oleh para pejuang. Hal ini dilakukan untuk mencegah pemanfaatan gedung tersebut oleh pihak Belanda.

Namun, tak lama setlah peristiwa tersebut sekirtar tahun 1950-an bangunan ini kembali dibangun dengan arsitektur yang serupa. Sekitar tahun 1970-an Bung Karno meminta seluruh nama gedung diubah menjadi lebih Indonesia. Bioskop inipun berubah nama menjadi Bioskop Ria.

Baca Juga: Dari Peduli Lingkungan, Bank Sampah Malang Lahir

Senasib dengan biokop tua lainnya, karena tergerus dengan perkembangan teknologi, Bioskop Ria kemudian kehilangan sinarnya. Di awal tahun 1990-an bioskop ini kehilangan kejayaanna. Gedungnyapun akhirnya dirobohkan dan kini dibangun gedung baru yang difungsikan sebagai bank.

Tak bisa menyalahkan kemajuan dan perkembangan teknologi memang, atas menghilangnya bangunan tua yang konon punya banyak cerita. Karena pemiliknya juga butuh dana atau gedung baru yang setidaknya kini lebih berguna.


Karet Bungkus : Kistin S
Penulis : Kistin S
Editor : Kistin S
Ilustrator: Istimewa

Berita Terbaru

Related Articles