Beranda blog

Terlalu Banyak Adegan ‘Gerah’, 5 Film Ini Tak Lulus Sensor di Indonesia

Terlalu Banyak Adegan ‘Gerah’, 5 Film Ini Tak Lulus Sensor di Indonesia
Film tak lulus sensor di Indonesia @Popsugar

MALANGTODAY.NET – Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki seleksi ketat dalam urusan film yang akan tayang dan dinikmati oleh masyarakat tanah air. Dalam penerapannya, Lembaga Sensor Film (LSF) merupakan badan yang berfungsi memilah kelayakan tayang suatu film berdasarkan standar dan regulasi yang telah ditetapkan.

Maka dari itu, jangan heran kalau ZensTODAY menemukan ada sebuah film yang sangat sukses, terkenal, dan fenomenal, namun tak tayang di Indonesia. Hal ini karena ada kemungkinan film tersebut tidak lolos sensor seperti film-film berikut.

Fifty Shades of Grey (2015)
Fifty Shades of Grey (2015)
Fifty Shades of Grey @Den of Geek

Alasan film ini dilarang sangat jelas. SEKS! Adegan BDSM yang dilakukan tokoh pria kepada pemeran wanita membuat kesan vulgar sadis mendominasi dalam Fifty Shades of Grey. Hal-hal yang berbau seksual jelas dilarang beredar di Indonesia.

Noah (2014)
Noah (2014)
Noah @Time

Film besutan Darren Aronofsky ini dilarang tayang di Indonesia. Alasannya karena tokoh Nabi Nuh yang ditampilkan dalam Noah dianggap sama sekali tidak mencerminkan seperti yang ada dalam pembelajaran agama Islam di Indonesia.

Irreversible (2002)
Irreversible (2002)
Irreversible @IMDb

Film ini menampilkan adegan yang cukup brutal nan sadis. Bagaimana tidak, Irreversible menampilkan adegan pemeran utama yang diperkosa dan dianiaya hingga tak berdaya. Tak hanya Indonesia, Selandia Baru juga melarang film ini beredar.

True Lies (1994)
True Lies (1994)
True Lies @UML Connector

Film yang ditukangi oleh James Cameron ini tak lolos sensor di Indonesia. Alasannya, True Lies membahas seputar terorisme yang dikaitkan dengan bangsa Arab. Ditakutkan, Arab yang identik dengan Islam juga akan memunculkan prasangka buruk bagi masyarakat Indonesia.

Schindler’s List (1993)
Schindler’s List (1993)
Schindler’s List @The Wisdom Daily

Schindler’s List yang digarap oleh sutradara kawakan, Steven Spielberg, tak sempat tayang di Indonesia. Film yang meraih Piala Oscar itu mengandung muatan Yahudi yang dinilai tak sesuai dengan nilai-nilai Islam yang berlaku bagi mayoritas penduduk Indonesia.


Penulis: Hafidh
Editor: Hafidh

Teruji di Liga Indonesia, 4 Pelatih Ini Sangat Layak Gantikan Mourinho di MU!

Teruji di Liga Indonesia, 4 Pelatih Ini Sangat Layak Gantikan Mourinho di MU!
Jose Mourinho @Goal

MALANGTODAY.NET – Manchester United telah dipastikan memecat Jose Mourinho dari kursi kepelatihan. Pasalnya, perjalanan The Red Devils musim ini dinilai cukup mengecewakan. Bertengger di peringkat 6 dengan hanya mengemas 26 poin dari 17 pertandingan, MU menjadi tim raksasa yang cukup menyedihkan musim ini.

Pelatih berjuluk The Special One itu melanjutkan rentetan kutukan musim ketiga selama melatih. Sebelumnya, dua kali karirnya di Chelsea dan Real Madrid berakhir di musim ketiga. Pemecatan ini mungkin semakin menasbihkan kutukan itu.

Namun sepertinya MU tak perlu khawatir untuk mencari pengganti Mou. Jika membutuhkan tenaga murah dengan potensi luar biasa, maka di Indonesia banyak sekali pelatih-pelatih yang telah teruji kemampuannya berlaga di kompetisi tanah air. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.

Mario Gomez
Mario Gomez
Mario Gomez @Sumber

Meski dipecat oleh Persib Bandung, Gomez mampu mengangkat performa tim sehingga Maung Bandung berhasil finish di urutan 4 klasemen akhir LIga 1. Persib dibawa menjadi salah satu tim yang cukup trengginas dengan berhasil menyarangkan 49 gol ke gawang lawan. Permainan cepat nan efektif yang diterapkan Gomez mungkin bisa membantu Paul Pogba dkk.

Djajang Nurdjaman
Djajang Nurdjaman
Djajang Nurdjaman saat menukangi Persebaya @Persebaya.id

Djajang Nurdjaman menjadi salah satu aktor kebangkitan Persebaya Surabaya jelang musim berakhir. Pelatih berusia 54 tahun itu mengantarkan Bajul Ijo finish posisi 5 klasemen akhir Liga 1. Selain itu, ia mengubah Persebaya menjadi tim paling produktif dengan torehan 60 gol. Djanur adalah solusi kebuntuan lini depan yang digalang Lukaku cs.

Indra Sjafri
Indra Sjafri
Indra Sjafri @Oke News

Indra Sjafri dikenal sebagai pelatih yang sukses mengorbitkan nama-nama pemain muda. Sebut saja Evan Dimas, Hansamu Yama Pranata, hingga Egy Maulana Vikri adalah hasil dari tangan dinginnya. MU mungkin akan membutuhkan pelatih seperti Indra agar dapat menghemat pengeluaran dengan lebih fokus pada talenta pemain akademi.

Milan Petrovic
Milan Petrovic
Milan Petrovic @Faktual News

Petrovic adalah salah satu kunci kebangkitan Arema FC. Datang di pertengahan musim, ia berhasil mengantarkan Singo Edan ke peringkat 6 klasemen akhir Liga 1. Terlebih, kontrak Petrovic tidak diperpanjang sehingga sangat mungkin MU menggunakan jasanya.


Penulis: Hafidh
Editor: Hafidh

Bikin Panik Warga, Inikah Penyebab Amblasnya Jalan Gubeng?

MALANGTODAY.NET– Beberapa jam lalu, warga Surabaya dikejutkan dengan amblasnya Jalan Raya Gubeng. Kejadian tersebut terjadi pada Selasa malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Dilangsir dari halaman okezone.com, salah satu warga, Hendri yang tinggal di sekitar lokasi kejadian membeberkan detik-detik amblasnya Jalan Raya Gubeng. Dirinya mengaku sebelum jalan amblas mendengar suara gemuruh, seperti suara banjir yang datang tiba-tiba.

“Ya suaranya hampir mirip air banjir gitu. Tapi gak nyangka kalau itu jalan ambles,” ujarnya.

Tak disangka, suara tersebut berasal dari amblasnya Jalan Raya Gubeng. Setelah kejadian tersebut listrik di sekitar lokasi padam dan membuat panik warga sekitar.  Untuk ukuran lubang di Jalan Raya Gubeng sedalam 8 meter dengan panjang kurang lebih 20 meter.

“Kalau saya lihat kejadiannya jam 21.15 WIB. Ada kali 10 menitan orang-orang itu lari sambil berteriak,” ungkapnya.

Dugaan sementara penyebab amblasnya Jalan Raya Gubeng disebabkan karena ambruknya crane di dekat Rumah Sakit Siloam Surabaya. Hal ini diungkapkan oleh salah seorang saksi bernama Julianto.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai satpam BNI 46 membeberkan amlasnya Jalan Raya Gubeng berawal dari jatuhnya crane. “Setelah jatuh crane, kendaraan berhenti. Lalu tiba-tiba tanah ambles,” ujar Julianto seperti MalangTODAY kutip dari laman detik.com.

Julianto menambahkan beruntung saat kejadian arus lalulintas tergolong sepi, sehingga tidak ada kendaraan roda dua maupun roda empat di atas jalan yang amblas.

Lalu lintas waktu itu nggak ramai. Tak ada kendaraan yang ada di atas jalan yang ambles tersebut,” tambah Julianto.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang mengamankan lokasi kejadian.


Penulis    :Endra Kurniawan
Editor    : Endra Kurniawan

Apresiasi Mahasiswa Berprestasi, Ini Pesan Rektor UNISMA

Apresiasi Mahasiswa Berprestasi, Ini Pesan Rektor UNISMA
Rektor UNISMA, Prof. DR. Masykuri Bakri, M.Si. bersama Dekan dan para peserta Juara Lomba dari Teknik Elektro @Istimewa

MALANGTODAY.NET – Keberhasilan mahasiswa Universitas Islam Malang (UNISMA) menggondol prestasi di ajang regional maupun internasional mendapatkan apresiasi dari rektor, Prof. DR. Masykuri Bakri, M.Si. Dalam satu kesempatan, ia menyampaikan rasa bangganya itu.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras kalian semua serta para pendamping yang menemani kalian. Saya meminta supaya kalian tidak boleh merasa puas. Bila perlu raihlah keluar sampai tingkat internasional,” kata Masykuri.

Menurutnya, pihak universitas tak tanggung-tanggung dalam hal meningkatkan prestasi dari kalangan mahasiswa. Masykuri bahkan berujar akan menyediakan dana besar untuk menggali potensi dan mewadahi kreativitas mahasiswanya lewat sistem pendampingan.

“Universitas tidak setengah-setengah untuk menumbuhkan kreativitas mahasiswa. Kreativitas ini muncul kalau ada dampingan. Oleh karena itu, kreativitas ini tidak boleh dipangkas,” imbuhnya.

Sementara itu, berbagai prestasi silih berganti datang ke lemari trofi UNISMA. Terbaru, mahasiswa bernama Rohmatul Magfiroh dan Yuliati berhasil mencatatkan namanya dalam sepuluh besar nominasi pada kompetisi penyiar bertajuk Air Your Voice se-Jawa dan Bali.

Kemenangan keduanya ini kemudian membuka potensi membangkitkan kembali radio UNISMA, Pro M El. Radio yang telah berdiri sejak 2 Januari 1997 ini tengah vakum karena tergerus perkembangan YouTube yang sangat kencang. Kini, keberhasilan dalam lomba kepenyiaran tingkat Jawa – Bali ini diharapkan dapat menjadi momentum kembalinya Pro M El.

“Kami bangga dengan prestasi ini. Sebab sebelumnya, radio Pro M El milik UNISMA sempat vakum. Hal ini terjadi karena kalah saing dengan media lain seperti YouTube,” kata Yuliati.


Reporter: Arbianus Rivaldi
Editor: Hafidh

DPMPTSP Kota Malang Gelar Sosialisasi Implementasi Zona Integritas

DPMPTSP Kota Malang Gelar Sosialisasi Implementasi Zona Integritas
Sosialisasi implementasi zona integritas menuju WBK dan WBBM DPMPTSP Kota Malang @Rosita/MalangTODAY

MALANGTODAY.NET – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Malang menggelar sosialisasi implementasi zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Sosialisasi tersebut diselenggarakan di ruang pertemuan Gedung B Perkantoran Terpadu Kota Malang, Selasa (18/12/2018).

Seperti yang telah diketahui, DPMPTSP merupakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Sehingga terus diperlukan perbaikan pelayanan, guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Tujuan kegiatan ini untuk mendapatkan masukan dari masyarakat terkait pelayaanan DPMPTSP guna memperbaiki pelayanan perizinan kedepannya,” ujar Sekretaris DPMPTSP Kota Malang, Wulan Ragas.

Wanita yang akrab disapa Wulan itu, menjelaskan bahwa sasaran dalam kegiatan sosialisasi tersebut yakni seluruh jajaran struktural dan staf DPMPTSP Kota Malang. Yang diharapkan seluruh jajaran ASN dapat mengimplementasikan materi yang telah disosialisasikan, yakni implementasi zona integritas menuju WBK dan WBBM di lingkungan DPMPTSP Kota Malang.

“Sasaran dalam kegiatan sosialisasi ini seluruh struktural dan staf DPMPTSP Kota Malang,” tuturnya.

Hadirkan Dosen UI Jakarta

Dalam kesempatan ini, DPMPTSP Kota Malang menghadirkan Dosen Program Magister Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Indonesia (UI), Agung Pramono Priyowibowo selaku narasumber. Pria yang juga merupakan Konsultan bagi beberapa Kementerian RI tersebut, diharapkan mampu memberikan semangat kepada para ASN DPMPTSP Kota Malang untuk terus melawan tindak korupsi.

Tak hanya menyelenggarakan kegiatan sosialisasi, dalam kegiatan tersebut jajaran struktural DPMPTSP melakukan penandatanganan pakta integritas dan komitmen membangun zona integritas.

“Kegiatan ini juga untuk membangun acuan DPMPTSP dan pemangku kepentingan lainnya dalam membangun zona intergitas juga dalam membangun WBK dan WBBM,” ucap Wulan.


Reporter: Rosita Shahnaz
Editor: Hafidh

Kualitas Jalan Rabat Beton di Sukomaju A Disoal Warga

Kualitas Jalan Rabat Beton di Sukomaju A Disoal Warga
Beberapa warga Dusun Sukomaju A nampak memperlihatkan bagian jalan rabat beton yang mengalami kerusakan @Istimewa

MALANGTODAY.NET – Masyarakat yang tinggal di Dusun Sukomaju A, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, mempersoalkan pembangunan jalan rabat beton yang dinilai kurang baik dari segi kualitas.

Menurut dugaan warga, ada pengurangan komposisi material yang digunakan untuk membangun jalan rabat beton sepanjang 600 meter dengan lebar 2,5 meter tersebut. Dugaan warga itu bukan tanpa dasar, mereka melihat ada beberapa bagian jalan rabat beton yang sudah rusak, padahal baru selesai digarap.

Sejak awal penggarapan jalan rabat beton di dusun tersebut, sebagian warga sebetulnya sudah bertanya-tanya perihal kualitas material yang digunakan.

“Sempat dihentikan oleh warga, mas. Warga saat itu kesal, jadi diluapkan dengan menginjak sisi jalan yang sudah rontok dan hancur,” kata salah satu warga Dusun Sukomaju A yang enggan disebutkan identitasnya, Selasa (18/12/2018).

Pemerintah Desa (Pemdes) Lebakharjo sendiri sebenarnya telah menampung aspirasi warga di Dusun Sukomaju A itu. Setelah warga mempersoalkan kualitas jalan rabat beton tersebut, Pemdes Lebakharjo memfasilitasi warga dengan melakukan mediasi.

Hasil Mediasi

Dari hasil mediasi itu ditelurkan keputusan bahwa Pemdes Lebakharjo siap memperbaiki jalan rabat beton yang dipermasalahkan warga Dusun Sukomaju A. Bahkan, ada surat pernyataan diatas materai yang ditandatangani langsung oleh Kepala Desa Lebakharjo, Wiyadi.

Inti dari surat pernyataan itu tertulis, jika jalan rabat beton di Dusun Sukomaju A dari RT 34 sampai 33 rusak dalam waktu kurang dari satu tahun, Kades Lebakharjo siap untuk memperbaiki jalan tersebut di tahun 2018.

Namun lagi-lagi, komitmen dari surat pernyataan itu masih dipertanyakan warga. Hal itu lantaran hingga menjelang tutup tahun ini, perbaikan juga belum terlihat dilaksanakan.

Dikonfirmasi terpisah, Kades Lebakharjo, Wiyadi menuturkan, pihaknya mengapresiasi sikap warga yang telah peduli pada pembangunan di desanya. Mengenai perbaikan jalan rabat beton di Dusun Sukomaju A, Wiyadi bersikukuh bakal diselesaikan tahun ini.

“Perbaikan dan perawatan dari pembangunan rabat jalan yang masih kurang benar segera diperbaiki dalam bulan ini atau akhir tahun 2018. Saya terima kasih warga peduli mengingatkan,” ucap Wiyadi.


Reporter: Dhimas Fikri
Editor: Hafidh

Susah Dibangunkan untuk Sekolah, Ibu Ini Laporkan Anaknya ke Polisi

Susah Dibangunkan untuk Sekolah, Ibu Ini Laporkan Anaknya ke Polisi
Ilustrasi anak laki-laki sedang tidur @Verywell Family

MALANGTODAY.NET – Kesabaran ibu dalam hal membangunkan anaknya di pagi hari sebelum berangkat sekolah memang patut diapresiasi. Namun perlu dicatat, wahai anak muda, kesabaran ibu ada batasnya. Seperti yang dilakukan oleh ibu di Amerika Serikat (AS) ini saat anaknya susah untuk dibangunkan untuk sekolah.

Crystal Towns, seorang ibu asal Michigan, AS, ini seperti telah habis kesabarannya untuk membangunkan anaknya, Zachary untuk bangun tidur ke sekolah. Ia kemudian memutuskan memanggil polisi yang bertugas di sekolahnya untuk datang ke rumah dan membangunkan putranya itu.

Tak lama kemudian, polisi datang dan menggedor pintu kamar Zachary dan memberitahukan akan membawa remaja 14 tahun itu ke sekolah. Lantas, dirinya pun berangkat ke sekolah dengan menggunakan mobil patroli polisi.

Meski demikian, Zachary mengaku tidak terkejut dengan tindakan ibunya. Hal ini karena dirinya merasa cukup malas dan kerap menghabiskan malam dengan bermain game Fortnite. Dirinya menyesal perbuatan yang menguji kesabaran ibunya itu.

“Saya tahu seharusnya saya tidak menguji kesabaran ibu seperti itu. Saya sudah melakukannya sekitar 100 kali sepanjang tahun ini,” ujarnya dikutip dari Kompas.com, Selasa (18/12/2018).

Towns menyebut dirinya tidak menyesal dengan keputusannya itu. Pasalnya, dirinya cukup lelah dengan tiga pekerjaan dan kesibukannya mengurus keluarga. Sebelumnya, ia telah memberi ultimatum putranya dengan memanggil polisi.

“Saya berkata kepadanya jika dia tak mengubah perilakunya, maka saya bakal melapor ke polisi. Itu yang saya lakukan sekarang,” kata Towns.

Jadi, hargai usaha orang tuamu membangunkanmu, ZensTODAY!


Penulis: Hafidh
Editor: Hafidh

Kenali Sedari Dini, Begini Gejala Munculnya Kanker Mulut

Kenali Sedari Dini, Begini Gejala Munculnya Kanker Mulut
Ilustrasi (Merdeka.com)

MALANGTODAY.NET – Kanker mulut adalah salah satu kanker ganas yang mematikan. Meski begitu, kanker yang satu ini ternyata bisa dicegah dan diidentifikasi sedini mungkin.

“Padahal, apabila dideteksi dini, kanker mulut dapat dicegah,” kata Ketua Ikatan Spesialis Penyakit Mulut Dokter Gigi, Rahmi Amtha, dikutip dari CNN Indonesia, pada Selasa (18/12/2018).

Menurut data global, kanker jenis ini menempati peringkat keenam dengan jumlah penderita terbanyak di dunia pada tyahun 2016. dari data tersebut diketahui sebanyak 300 ribu kasus kanker mulut baru terjadi setiap tahunnya. Yang lebih mengerikan setengah dari jumlah tersebut berujung pada kematian.

Namun pada tahun 2016, angka harapan hidup dari para penderita kanker ini mengalami peningkatan. Diketahui pada 2009, angka bertahan hidup dari penderitanya rata-rata mencapai 13 bulan, namun pada tahun 2016 angka harapan hidupnya mencapai 30 bulan.

Gejala Kanker Mulut

Kanker mulut ini muncul akibat adanya pertumbuhan massa atau jaringan pada jaringan lunak di rongga mulut yang tak bisa dikendalikan. Kanker mulut ini biasanya menunjukkan gejala berupa perubahan jaringan mulut, baik dari segi warna, bentuk, ukuran, tekstur dan kekenyalan. Perubahan tersebut disebut juga dengan lesi.

Lesi ini dapat muncul di bibir, lidah, dasar lidah, gisi, dasar mulut, langit-langit mulut, belakang pipi, atau kelenjar liur. Warnanyapun bisa berbeda-beda dari putih, merah atau bahkan keduanya. Lesi juga bisaberupa tonjolan atau titik-titik di rongga mulut.

Beberapa kebiasaan seperti merokok, minum alkohol, dan mengunyah pinang sirih juga mampu meningkatkan resiko munculnya sel kanker dalam rongga mulut.

“Penyebab utama yang sudah diteliti oleh WHO adalah rokok, alkohol, dan mengunyah pinang sirih,” ujar Rahmi.

Selain itu, faktor genetik, pola makan, interaksi jamur, dan stres juga dapat memicu munculnya kanker mulut. Virus HPV 16 yang merupakan penyebab kanker serviks juga dapat menimbulkan kanker mulut melalui aktivitas seks oral.

Untuk mencegah atau mengurangi resiko penyakit ini, dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung banyak antioksidan seperti sayur dan buah-buahan.


Penulis : Kistin S
Editor : Kistin S

Lakukan Pelanggaran Pemilu, Anies Diminta Cuti?

Lakukan Pelanggaran Pemilu, Anies Diminta Cuti?
Anies Baswedan (Kompasiana.com)

MALANGTODAY.NET – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diduga melakukan pelanggaran pemilu saat menghadiri Konferensi Nasional Partai Gerindra Senin (17/12/2018) kemarin. Pasalnya, dalam acara tersebut Anies mengacugkan salam dua jari di saat jam kerja.

Terkait dengan hal tersebut Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta mengingatkan tentang aturan bagi para kepala daerah yang ingin ikut berkampanye. Komisioner Bawaslu DKI Jakarta Muhammad Jufri menyatakan bahawa kepala daerah yang terlibat kampanye harus mengajukan cuti.

“Kami hanya ingin menyampaikan kepada kepala daerah, bila ingin melakukan kampanye maka harus mengajukan cuti,” kata Jufri, dikutip dari Detik.com, pada Selasa (18/12/2018).

Jufri memang belum mengetahui secara pasti apakah Anies benar-benar melakukan kampanye atau tidak. Namun, ia menambahkan bahwa pengajuan cuti harus diajukan kepada kemendagru dan tembusannya harus disampaikan pemilu jika kepala daerah memang ingin mengikuti kampanye.

“Mengajukan cuti ke Kemendagri, kemudian tembusan suratnya disampaikan ke KPU dan Bawaslu, supaya kami tahu gubernurnya dalam keadaan cuti,” ujar Jufri.

Menanggapi hal ini, Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerindra, Syarif mengatakan bahwa gestur yang dilakukan Anies tersebut diartikan sebagai salam empat jari, bukan dua jari.

“Itu kan asosiasi, diasosiasikan 2 jari, padahal 4 jari menurut saya,” ucap Syarif dikutip dari Viva.co.id.

Syarif pun menyatakan bahwa dilaporkannya Syarif pada KPU merupakan hak setiap orang. Namun Anies Baswedan juga memiliki hak untuk mengklarifikasi hal tersebut.

“Kan itu hak orang, ketika melihat sesuatu yang enggak cocok ada dugaan pelanggaran dilaporkan ya. Hak Pak Anies untuk mengklarifikasi kalau dipanggil,” pungkas Syarif.


Penulis : Kistin S
Editor : Kistin S

Ditanya Soal Pesta ‘Ohoy’ di Sleman, Sultan Yogya: Saya Malu!

Ditanya Soal Pesta ‘Ohoy’ di Sleman, Sultan Yogya: Saya Malu!
Sri Sultan Hamengkubuwono X @Netral News

MALANGTODAY.NET – Kasus pesta seks yang terjadi di Condongcatur, Sleman, beberapa waktu lalu menuai perhatian dari Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubuwono X. Sultan menyebut pesta ‘ohoy’ tersebut memalukan yang lantas membuatnya sedih.

“Sedih aku. Saya malu, di Yogya kok bisa terjadi kejadian seperti itu. Jangan sampai terjadi lagi lah yang begitu, tidak beradab, kan memalukan itu,” kata Sultan dikutip dari Kompas.com, Selasa (18/12/2018).

Baginya, kasus tersebut dinilai telah mencoreng citra baik Yogyakarta sebagai Kota Pelajar. Ia dengan tegas meminta kepada seluruh aparat kepolisian setempat untuk mengusut kasus ini secara tuntas karena dinilai telah menyalahi adab.

Senada dengan Sultan, Bupati Sleman, Sri Purnomo, akan mencabut izin operasional homestay yang menjadi tempat berlangsungnya pesta seks itu. Ancaman ini berlaku jika homestay yang bersangkutan terlibat dalam kasus ini.

“Kalau memang terbukti pemiliknya ikut terlibat, otomatis langsung kita tutup izin operasionalnya,” kata Sri Purnomo.

Sekali pun pihak pengelola homestay tidak terlibat dalam kasus pesta seks ini, namun Bupati Sleman itu dengan tegas tetap akan memberikan sanksi berat. Hal ini karena pihak pengelola dinilai lalai dalam memberikan pengawasan.

Pesta seks yang terjadi di Sleman ini masih dalam tahap penyelidikan Polda DIY. Sejauh ini, baru diketahui bahwa pengumuman acara ini dipublikasikan melalui media sosial. Bahkan saat penggerebekan, diketahui telah terjadi empat kali persetubuhan.


Penulis: Hafidh
Editor: Hafidh

Mahasiswi Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Karanglo

Mahasiswi Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Karanglo
Mahasiswi asal situbondo tewas terlindas truk di kawasan Karanglo, Kabupaten Malang, Senin (17/12/2018) @Istimewa

MALANGTODAY.NET – Insiden kecelakaan mengenaskan kembali menimpa pengendara sepeda motor. Seorang wanita diketahui tewas seketika setelah terlindas truk di kawasan Karanglo, Kabupaten Malang, pada Senin  (17/12/2018) lalu.

Berdasarkan tanda pengenal KTP yang dibawa korban, korban diketahui bernama Renzia Musyarrofah, warga Kp. Krajan RT 2 RW 2 Kelurahan Jatibanteng, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Korban juga diketahui masih berstatus pelajar atau mahasiswa.

Kejadian ini sempat viral di social media melalui akun grup Facebook Komunitas Peduli Malang (ASLI Malang). Akun bernama Ari Bayu Setiawan mengunggah foto yang menunjukkan seorang perempuan terkapar setelah terlindas truk. Korban menggunakan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi L 5516 FK.

Hingga kini, masih belum jelas bagaimana kronologis kejadian tersebut. Salah satu saksi yang diketahui bernama Aang juga tidak mengetahui secara pasti kronologi kecelakaan itu.

“Wah, jatuhnya kurang paham mas. Cuma tadi ada yang bilang jatuh terus kelindes sama truk,” ujar Aang.

Akibat kejadian tersebut, terjadi kemacetan cukup panjang di kawasan tersebut. Sejauh ini, korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk menjalani pemeriksaan. Belum ada konfirmasi lebih lanjut dari pihak Kepolisian Malang Kota terkait kejadian ini.


Reporter: Andika Fajar Kurniawan
Editor: Hafidh

Kasus Korupsi P2SEM, Dosen Polinema Ditahan Kejari Kota Malang

Kasus Korupsi P2SEM, Dosen Polinema Ditahan Kejari Kota Malang
Sri Nurkudri saat digelandang petugas Kejari Kota Malang menuju mobil yang membawanya ke Lapas Wanita Sukun (Dhimas)

MALANGTODAY.NET – Dra. Sri Nurkudri M.Ag (55) hanya bisa pasrah saat digelandang petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang menuju mobil yang membawanya ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Klas II A, Sukun, Kota Malang.

Sri yang tercatat sebagai pegawai negeri sipil di Politeknik Negeri Malang (Polinema) ditahan atas dugaan kasus korupsi Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) beberapa tahun lalu. Sri diamankan petugas Kejari pada, Selasa (18/12/2018).

“Perihal kegiatan P2SEM yang ada di Polinema. Perihal bantuan dana P2SEM yang mereka gunakan tidak sesuai peruntukan. Tadi kita di kampus, mapping, bergerak ada dua tim yang kita bagi karena yang bersangkutan bergerak terus, terakhir sampai di rumahnya dan kebetulan ketemu,” kata Kepala Kejari Kota Malang, Amran Lakoni melalui Kasi Pidsus Kejari Kota Malang, Ujang Suprianto.

Selain tercatat sebagai PNS dan dosen di Polinema, Sri juga mengajar di Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang (UM). Saat dilakukan penangkapan oleh petugas, Sri sempat melakukan penolakan.

“Itu hal yang wajar, karena ini secara tiba-tiba eksekusi, ada penolakan sedikit. Tetapi kita beri pengertian kepada yang bersangkutan, karena yang bersangkutan akan melakukan upaya peninjauan kembali atas kasusnya. Tapi sekali lagi, peninjauan kembali tidak menghalangi eksekusi kita,” terang Ujang.

Sebagai informasi, aktor intelektual kasus dugaan korupsi dana P2SEM itu telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan Kejari Kota Malang. Dia adalah Bambang Setiadin, dosen Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang (UM).

Selain Sri dan Bambang, ada seorang tersangka lagi dalam kasus dugaan korupsi dana P2SEM itu. Dia adalah Andriani Prastiwi. Andriani merupakan rekan Bambang.

Andriani memiliki peran memberitahukan informasi mengenai P2SEM kepada Sri. Dari situ, Sri kemudian membuat proposal hingga akhirnya dana hibah P2SEM dari Pemprov Jawa Timur turun sebesar Rp 150 juta.

Dana yang seharusnya diperuntukkan guna sosialisasi perbaikan gizi itu diduga ‘disunat’, hingga akhirnya penyidik Kejari Kota Malang berhasil mengungkapnya.

“Perihal ada barang-barang bukti, terhadap ini, masih bisa sebagian terpulihkan sebesar Rp 113 juta. Untuk yang lain, tidak bisa kita pulihkan dalam putusan ini,” pungkas Ujang.


Reporter : Dhimas Fikri
Editor : Kistin S

Sebelum Prabowo, Ilmuwan Yahudi Ini Juga Sebut Indonesia Bisa Punah!

Sebelum Prabowo, Ilmuwan Yahudi Ini Juga Sebut Indonesia Bisa Punah!
Jared Mason Diamond @Evrim Agaci

MALANGTODAY.NET – Publik kembali digegerkan dengan pendapat calon presiden (capres) dari kubu oposisi, Prabowo Subianto, yang menyebut Indonesia akan punah. Ternyata, Prabowo bukan orang pertama yang mengatakan hal itu.

Salah seorang ilmuwan Amerika Serikat, Jared Mason Diamond, menyebut bahwa Indonesia memiliki kemungkinan akan punah. Selain Indonesia, ia juga menyebut negara-negara lain seperti Somalia, Yugoslavia, hingga Kolombia.

“Ada beberapa peradaban yang sudah runtuh (collapse), seperti Somalia, dan Rwanda, dan bekas Yugoslavia. Ada juga peradaban yang mungkin dekat dengan keruntuhan, seperti Nepal, Indonesia, dan Kolombia,” terang Diamond pada Februari 2003, dikutip dari Detik.com, Selasa (28/12/2018).

Walaupun begitu, Diamond yang lahir dari keluarga Yahudi tidak menjelaskan secara detail bagaimana Indonesia akan punah. Ia hanya menjelaskan penyebab keruntuhan suatu negara secara umum dengan mengacu pada apa yang terjadi pada peradaban Viking Norse di Greenland pada tahun 1450.

Diamond menyebutkan ada lima poin yang dapat menghancurkan suatu negara. Ia menggarisbawahi soal lingkungan, iklim, dan permusuhan dengan negara lain sebagai faktor utama yang memengaruhi kepunahan negara. Namun, ia menekankan pada satu hal penting, yaitu tentang adanya konflik dalam internal negara itu.

“Satu hal yang akan jadi masalah, membuat keruntuhan jadi lebih mungkin adalah di mana ada konflik antara kepentingan jangka pendek, kepentingan elite pembuat keputusan, dan kepentingan jangka panjang masyarakat secara keseluruhan, terutama bila para elitenya dapat memisahkan diri mereka dari konsekuensi tindakan mereka. Di mana kepentingan jangka pendek para elite berdampak buruk bagi masyarakat, ada risiko besar para elite akan melakukan hal yang menyengsarakan masyarakat pada jangka panjang,” ujar ilmuwan keturunan Yahudi itu.


Penulis: Hafidh
Editor: Hafidh

Usai Hina Presiden, Pendakwah Ini Terlibat Kasus Penganiayaan Dua Remaja

Usai Hina Presiden, Habib Bahar bin Smith Terlibat Penganiayaan
Habib Bahar bin Smith (Jawa Pos)

MALANGTODAY.NET – Habib Bahar bin Smith harus kembali berurusan dengan pihak berwajib. Setalah sebelumnya terlibat dengan kasus pencemaran nama baik dan menghina presiden, kali ini Habib Bahar dikabarkan terkait dengan dugaan kasus penganiayaan terhadap dua remaja di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Saat ini, Habib Bahar dikabarkan masih menjalani pemeriksaan. Proses pemeriksaannya sendiri sudah berlangsung selama kurang lebih lima jam.

Mengutip Tribunnews.com, pada Selasa (18/12/2018), selama Habib Bahar melakukan pemeriksaan ada sejumlah masa yang melakukan aksi di depan Mapolda Jabar, tempat Habib Bahar diperiksa. Sejumlah masa tersebut melakukan orasi-orasi dengan tujuan mengawal jalannya pemeriksaan.

Sejumlah petugas masih terus berjaga di depan Gedung Dit Reskrim Polda Jabar. Awak media pun juga masih siaga untuk menunggu proses pemeriksaan.

Mengutip dari Merdeka.com, dalam laporan yang diterima pihak kepolisian Habib Bahar bersama beberapa orang lainnya disebutkan secara sengaja melakukan kekerasan atau penganiayaan di muka umum terhadap dua remaja berisnisal MHU (17) dan JA (18). Penganiayaan tersebut diduga dilakukan Bahar di sebuah pondok pesantren di Bogor pada 1 Desember 2018 lalu.

Hingga kini belum ada keterangan lebih lanjut terkait perkara tersebut. Namun, pihak Humas Polda Jabar menyatakan akan melakukan konferensi pers usai pemeriksaan terhadap Habib Bahar bin Smith dilakukan.


Penulis : Kistin S
Editor : Kistin S

Berita Terbaru